Jumat, 27 Desember 2013

BERSYUKUR SETIAP WAKTU ATAS SEGALA HAL

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - BERSYUKUR SETIAP WAKTU ATAS SEGALA HALBegitu memasuki mobil mewahnya, seorang direktur bertanya pada supir pribadinya, "Bagaimana kira-kira cuaca hari ini?" Si supir menjawab, "Cuaca hari ini adalah cuaca yang saya sukai" Merasa penasaran dengan jawaban tersebut, direktur ini bertanya lagi, "Bagaimana kamu bisa begitu yakin?" Supirnya menjawab, "Begini, pak, saya sudah belajar bahwa saya tak selalu mendapatkan apa yang saya sukai, karena itu saya selalu menyukai apapun yang saya dapatkan." Jawaban singkat tadi merupakan wujud perasaan syukur. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tenteram, dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia. Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur. Pertama, kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki. Katakanlah Anda sudah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan ya....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Rabu, 25 Desember 2013

KELEDAI TUA

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - KELEDAI TUASuatu hari keledai milik seorang petani jatuh ke dalam sumur. Hewan itu menangis dengan memilukan selama berjam-jam, sementara si petani memikirkan apa yang harus dilakukannya. Akhirnya, si petani memutuskan bahwa hewan itu sudah tua, jadi tidak berguna untuk menolong si keledai. Sementara sumur itu juga perlu ditimbun (ditutup) karena berbahaya. Ia mengajak tetangga-tetangganya untuk datang membantunya. Mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur. Pada mulanya, ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi, ia menangis penuh kengerian. Tetapi kemudian, semua orang takjub, karena si keledai menjadi diam. Setelah beberapa sekop tanah lagi dituangkan ke dalam sumur, si petani melihat ke dalam sumur dan tercengang karena apa yang dilihatnya. Walaupun punggungnya terus ditimpa oleh bersekop-sekop tanah dan kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan. Ia mengguncang-guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya turun ke baw....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Rabu, 18 Desember 2013

LANCE ARMSTRONG, JUARA BALAP SEPEDA TINGKAT DUNIA

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - LANCE ARMSTRONG, JUARA BALAP SEPEDA TINGKAT DUNIATahu Tour de France? Itu adalah lomba balap sepeda paling bergensi di dunia. Jika Anda tahu ajang balap ini, maka Anda juga pasti sangat mengenal sosok bernama Lance Armstrong. Ya, Lance merupakan juara tujuh kali berturut-turut Tour de France dari tahun 1999-2005. Tapi, bukan soal prestasinya itu saja yang hebat. Perjuangannya melawan penyakit yang mematikan-kanker-dan bahkan divonis tak kan sembuh, justru menjadi sebuah prestasi yang jauh lebih luar biasa pria asal Texas Amerika ini. Kiprah Lance Edward Gunderson di dunia balap sepeda penuh dengan liku-liku. Pada awal tahun 1990-an, Lance memasuki dunia balap profesional. Awal jadi pembalap profesional, ia tertinggal jauh di belakang sang juara. Lance terpaut hingga 27 menit di belakang sang juara pertama. Sungguh, permulaan yang kurang berkesan bagi Lance. Namun, karena kekalahan itulah, ia justru terpacu untuk memberi porsi latihan melebihi yang biasa dilakukannya. Ia bertekad untuk memperbaiki catatan waktunya. Satu-satunya yang....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 21 November 2013

30 Jalan Menuju Surga


 
Semua kita insyaallah ingin masuk surga, namun sayangnya banyak yang tidak berbuat apa-apa untuk mencapai keinginan tersebut.Atau ada juga yang merasa berbuat banyak tetapi dengan cara yang tidak sesuai tuntunan.Nah berikut saya sarikan isi buku kecil karya Dr. Adullah Abdurrahman berjudul “Thirty Ways To Enter Paradise”Terbitan Al-Firdous Ltd. London ,2001, mudah-mudahan bermanfaat bagi semua yang mengidam-idamkan surga.
Sebelum kita berbuat sesuatu, sudah seharusnya kita memiliki dasar untuk apa/siapa kita melakukannya dan mengapa pula kita lakukan. Untuk permburu surga ada tiga prasyarat yang harus dipenuhi agar segala perbuatannya memberikan hasil yang diharapkan yaitu dengan rakhmat Allah diijinkan untuk masuk surga. Prasyarat tersebut adalah : Pertama ia harus Islam, Kedua harus ikhlas karena Allah, Ketiga harus sesuai tuntunan Rasulullah, s.a.w.
Islam insyaallah kita sudah, Ikhlas adanya di hati kita dan hanya Allah-lah yang tahu, sedangkanperbuatan baik yang ada tuntunannya (Al-qur’an dan Al’hadits) yang insyaAllah akan membawa kita ke surga -dengan rakhmatNya tentu saja- diringkaskan dibawah ini:
  1. Iman
  2. Amal Sholeh
  3. Taqwa
  4. Mengikuti Perintah Allah dan Rasulnya
  5. Jihad di Jalan Allah
  6. Taubat
  7. Berpegang teguh pada agama Allah
  8. Menuntut Ilmu karena Allah
  9. Membangun Masjid
  10. Akhlaq Mulia
  11. Menghindari perdebatan meskipun benar
  12. Menghindari berbohong meskipun dalam canda
  13. Berwudlu ketika batal dan Sholat dua raka’at sehabis adzan
  14. Pergi ke Masjid untuk Sholat Jamaah
  15. Banyak Mengingat Allah
  16. Haji yang Mabrur
  17. Membaca Ayat Kursi setiap sehabis Sholat fardhlu, membaca Sayyidul Istighfar pagi dan petang (bagi yang belum tahu sayyidul istighfar adalah bacaan “Allahumma anta rabbi la Ilaha illa anta, Anta khalaqtani wa ana Abduka, wa ana ‘ala ahdika wa wa’dika mastata’tu, A’udhu bika min Sharrima sana’tu, abu’u Laka bini’matika ‘alaiya, wa Abu’u Laka bidhanbi faghfirli innahu la yaghfiru adhdhunuba illa anta.”)
  18. Melaksanakan 12 rakaat sholat sunat (4 sebelum dhuhur, 2 sesudah dhuhur,2 sesudah magrib, 2 sesudah isya; dan 2 sebelum subuh)
  19. Menyebarkan salam, memberi makan fakir miskin, berbuat baik terhadap saudara dekat dan sholat malam
  20. Memenuhi enam perkara (Berkata benar, memenuhi janji, jaga kepercayaan, menghindari zina,menundukkan pandangan, menahan tangan dari perbuatan yang tidak adil)
  21. Khusus wanita : Sholat, Puasa, Menjaga kehormatan dan Taat Pada Suami
  22. Menjaga tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan
  23. Sabar ketika ditinggal mati anak atau sahabat
  24. Memelihara anak yatim
  25. Mengunjungi orang sakit, atau Mengunjungi saudara dalam Islam
  26. Melaksanakan dua hal. Pertama Setiap habis sholat membaca Subhanallah, Alhamdulillah, Allahuakbar masing-masing sepuluh kali. Kedua ketika akan tidur membaca Allahuakbar (34x), Alhamdulillah (33x) dan Subhanallah (33x) , total 100x
  27. Mudah dalam menjual dan mudah dalam membeli
  28. Mema’afkan orang yang berhutang apabila yang berhutang tersebut dalam kesulitan
  29. Melaksanakan 4 perbuatan baik dalm satu hari yaitu : Puasa, Mengantar jenazah, memberi makan fakir miskin dan menjenguk orang sakit
  30. Menunjukkan ketabahan dan mencari pahala dari Allah apabila kehilangan penglihatan.
Kalau ada salah dan keliru dari saya saya pribadi– tetapi kalau ada kebenaran tentu datangnya dari Allah semata. Wallahu a’lam Bi showa

Senin, 01 April 2013

Injil Bertinta Emas Berusia Lebih 1500Tahun Dijumpai Merisaukan Vatican

15.5K 50
 


Injil ini meramalkan kedatangan Muhammad.
Sebuah kitab lama yang dikatakan sebagai ‘Gospel of Barnabas’ ini mengandungi ramalan bahawa Ahmad (Nabi Muhammad) bakal muncul di akhir zaman telah mencetuskan minat daripada Vatican, pusat agama Kristian bermazhab Katholik untuk menelitinya dengan lebih mendalam.

Pope Benedict XVI sendiri telah menyatakan hasrat beliau untuk melihat isi kandungan Injil yang dikenali sebagai ‘Gospel of Barnabas’ itu.
Injil yang bertinta emas dan menggunakan medium bahasa ibunda Nabi Isa as, bahasa Aramaic dianggarkan berusia lebih daripada 1,500 tahun.
Injil berkenaan telah dijumpai sejak 12 tahun yang lalu (2000) di Turki dan kemudian disimpan daripada tatapan orang awam atas permintaan kuat dari pihak gereja kerana dibimbangi ada persamaan terhadap pernyataan al-Quran bahawa Nabi Isa a.s sendiri sudah pun memberitahu tentang kedatangan Ahmad (Muhammad saw).
Namun begitu pada tahun 2010, Injil berkenaan telah diserahkan kepada Ankara Ethnography Museum dan kemudiannya diberikan kebenaran untuk dipamerkan setelah melalui beberapa usaha pemulihan.
Isi kandungan Injil berkenaan selari dengan akidah Islam yang menyatakan bahawa Nabi Isa as adalah seorang Rasul (pesuruh Allah swt) dan bukan anak Tuhan sebagaimana yang dipercayai oleh penganut Kristian terutama yang bermazhab Katholik, Anglican dan Orthodox.
Kitab lama ini juga menyatakan bahawa Nabi Isa as tidak pernah disalib sehingga meninggal dunia. Bahkan baginda telah diangkat oleh Allah swt ke langit. Kenyataan ini ternyata amat bertentangan dengan ajaran Kristian yang berasaskan ajaran Saint Paul atau Saul of Tarsus.
Ramai cendikiawan dan ahli teologi Kristian yang telah menolak Injil berkenaan dan mendakwa ia adalah hasil kerja pada abad ke-5 atau ke-6 dan bukannya di abad pertama sepertimana yang didakwa oleh pengkaji-pengkaji Islam. Namun begitu, ramai pengkaji Islam mempercayai bahawa ia adalah Injil yang paling asli yang telah dijumpai setakat ini.
Harga salinan Injil ini dianggarkan bernilai sehingga 40 juta Lira Turki ( USD 22 juta).
Tidak sukar untuk kita memahami bahawa sudah pasti ada pihak tertentu yang sentiasa dipertikaikan jumpaan yang menggemparkan ini tetapi yang pasti ‘BENAR’ ialah firman Allah swt yang bermaksud,
“Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri al-Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian di antara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui.”- (Surah al Baqarah ayat 146)

Rabu, 02 Januari 2013

Sholat Subuh, Ujian Terberat Bagi Munafikin


 
Ceritanya, suatu ketika, Dr. Raghib menemui seorang ustadz (da’i) yang ceramahnya begitu memukau dan menanyakan perihal penyebab da’i itu jarang salat Subuh berjamaah di masjid. Pertanyaan ini diajukan, setelah sebelumnya beliau mengamati langsung beberapa Hari dan ikut salat Subuh di masjid dekat rumah si da’i, namun tidak melihat sang da’i salat Subuh di situ.
Mendapat pertanyaan demikian, sang da’i dengan enteng dan tanpa rasa malu menjawab pertanyaan Dr. Raghib: ” Maafkan saya, semoga Allah mengampuni saya dan mengampuni Anda. Kondisi saya sangat sulit. Pagi-pagi saya sudah mulai kerja, sementara tidur agak terlambat. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” Mendengar jawaban seperti itu, kontan saja hati beliau bergejolak, jiwanya terasa sempit dan tenggorokkannya terasa tersumbat.
Akhirnya, dari kejadian itu beliau termotivasi untuk segera menulis sebuah buku tentang hikmah di balik salat Subuh, yang kemudian -atas kehendak Allah swt.- buku itu (Misteri Salat Subuh) menjadi Best Seller.
Makna Ujian
Ungkapan lidah sering tak sesuai dengan keyakinan hati. dan beribu ucapan tidak sesuai dengan amal perbuatan. Mukmin yang benar dan jujur adalah yang sesuai antara perkataan dengan perbuatannya. Sedangkan orang munafik, secara lahiriah kelihatan bagus dan bersih, namun hatinya keras bagaikan batu, bahkan lebih keras lagi.
Allah swt. Maha Mengetahui apa yang terlintas dalam hati manusia. Mengetahui Mata yang tidak jujur dan segala yang tersembunyi dalam dada. Mengetahui yang munafik dari yang mukmin, serta mengetahui yang dusta dari yang jujur.
Namun, atas kehendak-Nya, Dia berhak memberikan ujian-ujian tertentu, untuk mengetahui rahasia hati yang tersembunyi dalam setiap jiwa; serta menunjukkan siapa yang hanya berbicara tanpa melaksanakan apa yang ia katakan; atau menyakini sesuatu, tapi tidak merealisasikannya.
Tujuan ditampakkannya rahasia hati itu karena Allah swt. Ingin menegakkan hujjah (alasan) atas manusia, agar di Hari kiamat nanti tidak Ada seorang pun yang merasa terzalimi dan teraniaya. Mereka diberi ujian, akan tetapi sebagian besar gagal dalam ujian tersebut. Lebih dari itu, melalui ujian, Allah swt. Ingin membersihkan barisan orang-orang mukmin dari orang-orang munafik. Sebab, bercampurnya orang mukmin dengan orang munafik akan melemahkan barisan, menyebabkan kegoncangan, dan mengakibatkan kekalahan serta kehancuran.
Ujian merupakan sunnah ilahiyah dan sebagai standar bagi semua manusia tanpa kecuali, yang berlaku sejak Adam a.s. diciptakan hingga hari kiamat kelak.
Allah swt. Berfirman dalam kitab-Nya: Alif lam mim. Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: ” Kami telah beriman, sedang mereka tidak diuji lagi? dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. (QS.Al-Ankabut [29]: 1-3).
Ujian dari Allah swt. Tidak sedikit jumlahnya, dan berlaku terus-menerus sejak manusia mendapat beban syariat, sampai tibanya kematian. Jihad fisabilillah merupakan ujian, bahkan sebagai ujian yang sangat berat. Namun, bukan mustahil dilakukan karena orang-orang mukmin bisa Lulus dalam ujian itu. Sedangkan orang-orang munafik, tidak akan Lulus. Infak di jalan Allah swt. Adalah ujian. Ujian ini sulit, tetapi bukan sesuatu yang mustahil.
Orang mukmin mampu melaksanakannya, sementara orang munafik tidak akan mampu. Begitu pula, bersikap baik terhadap sesama manusia juga ujian; menahan amarah juga ujian; rida dengan hukum Allah swt. Juga ujian; berbuat baik kepada orang tua pun ujian, dan seterusnya.
Ujian memiliki variasi tingkat kesulitan. Seorang mukmin harus lulus dalam semua ujian itu untuk membuktikan kebenaran imannya, dan untuk menyelaraskan antara lisan dan hatinya.
Salat Subuh, Ujian Terberat
Inilah ujian yang sesungguhnya. Ujian yang sangat sulit, namun bukan satu hal yang mustahil. Nilai tertinggi dalam ujian ini ­bagi seorang laki-laki­ adalah salat Subuh secara rutin berjamaah di masjid. Sedangkan bagi wanita, salat Subuh tepat pada waktunya di rumah. Setiap orang dianggap gagal dalam ujian penting ini, manakala mereka salat tidak tepat waktu, sesuai yang telah ditetapkan Allah swt.
Sikap manusia dalam menunaikan salat wajib cukup beragam. Ada yang mengerjakan sebagian salatnya di masjid, namun meninggalkan sebagian yang lain. Ada pula yang melaksanakan salat sebelum habis waktunya, namun dikerjakan di rumah. Dan, Ada pula sebagian orang yang mengerjakan salat ketika hampir habis Batas waktunya (dengan tergesa-gesa). Yang terbaik di antara mereka adalah yang mengerjakan salat wajib secara berjamaah di mushala/masjid pada awal waktu.
Rasulullah saw. Telah membuat klasifikasi yang dijadikan sebagai tolok ukur untuk membedakan antara orang mukmin dengan orang munafik. Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a., Ia berkata bahwa Rasulullah saw. Bersabda: ” Sesungguhnya salat yang paling berat bagi orang munafik adalah salat Isya’ dan salat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya sekalipun dengan merangkak. (HR. Al-Bukhari dan Muslim). Apabila Rasulullah saw. meragukan keimanan seseorang, beliau akan menelitinya pada saat salat Subuh. Apabila beliau tidak mendapati orang tadi salat Subuh (di masjid), maka benarlah apa yang beliau ragukan dalam hati.
Di balik pelaksanaan dua rakaat di ambang fajar ini, tersimpan rahasia yang menakjubkan. Banyak permasalahan yang bila dirunut, bersumber dari pelaksanaan salat Subuh yang disepelekan. Itulah sebabnya, para sahabat Rasulullah saw. sekuat tenaga agar tidak kehilangan waktu emas itu.
Pernah suatu hari, mereka terlambat salat Subuh dalam penaklulkan benteng Tastar. ‘Kejadian’ ini membuat seorang sahabat, Anas bin Malik selalu menangis bila mengingatnya. Yang menarik, ternyata Subuh juga menjadi waktu peralihan dari era jahiliyah menuju era tauhid. Kaum ‘Ad, Tsamud, dan kaum pendurhaka lainnya, dilibas azab Allah swt. pada waktu Subuh.
Seorang penguasa Yahudi pernah menyatakan bahwa mereka tidak takut dengan orang Islam, kecuali pada satu hal, yaitu bila jumlah jamaah salat Subuh mencapai jumlah jamaah salat Jumat. Memang, tanpa salat Subuh, umat Islam tidak lagi berwibawa. Tak selayaknya kaum muslimin mengharapkan kemuliaan, kehormatan, dan kejayaan, bila mereka tidak memperhatikan salat ini.
Bagaimana orang-orang muslim tidur di waktu Subuh, lalu dia berdoa pada waktu Dhuha atau waktu Zhuhur atau waktu sore hari (Ashar), memohon kemenangan, keteguhan dan kejayaan di muka bumi. Bagaimana mungkin?
Sesungguhnya agama ini tidak akan mendapatkan kemenangan, kecuali telah terpenuhi semua syarat-syaratnya. Yaitu dengan melaksanakan ibadah, konsekuen dengan akidah, berakhlak mulia, mengikuti ajaran-Nya, tidak melanggar larangan-Nya, dan tidak sedikit pun meninggalkannya, baik yang sepele apalagi yang sangat penting.
Subhanallah! Allah swt. akan mengubah apa yang terjadi di muka bumi ini dari kegelapan menjadi keadilan, dari kerusakan menuju kebaikan. Semua itu terjadi pada waktu yang mulia, ialah waktu Subuh. Berhati-hatilah, jangan sampai tertidur pada saat yang mulia ini. Allah swt akan memberikan jaminan kepada orang yang menjaga salat Subuhnya, yaitu terbebas dari siksa neraka jahanam. Diriwayatkan dari Ammarah bin Ruwainah r.a., ia berkata: Saya mendengar Rasulullah saw bersabda: “Tidak akan masuk neraka, orang yang salat sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam matahari.” (HR. Muslim).
Salat Subuh merupakan hadiah dari Allah swt., tidak diberikan, kecuali kepada orang-orang yang taat lagi bertaubat. Hati yang diisi dengan cinta kemaksiatan, bagaimana mungkin akan bangun untuk salat Subuh? Hati yang tertutup dosa, bagaimana mungkin akan terpengaruh oleh hadist-hadist yang berbicara tentang keutamaan salat Subuh?
Orang munafik tidak mengetahui kebaikan yang terkandung dalam salat Subuh berjamaah di masjid. Sekiranya mereka mengetahui kebaikan yang ada di dalamnya, niscaya mereka akan pergi ke masjid, bagaimanapun kondisinya, seperti sabda Rasulullah saw.: ” Maka mereka akan mendatanginya, sekalipun dengan merangkak.”
Coba kita bayangkan ketika ada seorang laki-laki yang tidak mampu berjalan, tidak ada orang yang membantu memapahnya. Dalam kondisi yang sedemikian rupa, ia bersikeras mendatangi masjid dengan merangkak dan merayap di atas tanah untuk mendapatkan kebaikan yang terkandung dalam salat Subuh berjamaah Sekiranya kita saksikan ada orang yang meninggalkan salat Subuh berjamaah di masjid (dengan sengaja), maka kita akan mengetahui betapa besar musibah yang telah menimpanya.
Tentu saja, tulisan ini bukan untuk menuduh orang-orang yang tidak menegakkan salat Subuh di masjid dengan sebutan munafik. Allah swt Maha Tahu akan kondisi setiap muslim. Namun, sebaiknya hal ini dapat dijadikan sebagai bahan koreksi bagi setiap individu (kita), orang-orang yang kita cintai, anak-anak, serta sahabat-sahabat kita. Sudahkah kita salat Subuh berjamaah di masjid/musalla secara istiqomah?
Jika seseorang meninggalkan salat Subuh dengan sengaja, maka kesengajaan tersebut adalah bukti nyata dari sifat kemunafikan. Barang siapa yang pada dirinya terdapat sifat ini, maka segeralah bermuhasabah (intropeksi diri) dan bertaubat. Mengapa? Karena dikhawatirkan akhir hayat yang buruk (su’ul khatimah) akan menimpanya. Nauzubillah minzalik! (HD).
***